Aug 16, 2021 Tinggalkan pesan

Apa Itu RFID Dan Bagaimana Cara Kerja RFID?

Apa itu RFID dan Bagaimana Cara Kerja RFID?

APA ITU RFID?

RFID adalah akronim untuk "identifikasi frekuensi radio" dan mengacu pada teknologi di mana data digital yang dikodekan dalam tag RFID atau label pintar (didefinisikan di bawah) ditangkap oleh pembaca melalui gelombang radio. RFID mirip dengan barcode di mana data dari tag atau label ditangkap oleh perangkat yang menyimpan data dalam database. Namun, RFID memiliki beberapa keunggulan dibandingkan sistem yang menggunakan perangkat lunak pelacakan aset barcode. Yang paling menonjol adalah bahwa data tag RFID dapat dibaca di luar garis pandang, sedangkan kode batang harus disejajarkan dengan pemindai optik.Solusi RFID, ambil langkah selanjutnya dan hubungi ahli RFID di AB&R® (American Barcode dan RFID).

232

BAGAIMANA RFID BEKERJA?

RFID termasuk dalam kelompok teknologi yang disebut sebagai Automatic Identification and Data Capture (AIDC). Metode AIDC secara otomatis mengidentifikasi objek, mengumpulkan data tentangnya, dan memasukkan data tersebut secara langsung ke dalam sistem komputer dengan sedikit atau tanpa campur tangan manusia. Metode RFID memanfaatkan gelombang radio untuk mencapai hal ini. Pada tingkat yang sederhana, sistem RFID terdiri dari tiga komponen: tag RFID atau label pintar, pembaca RFID, dan antena. Tag RFID berisi sirkuit terpadu dan antena, yang digunakan untuk mengirimkan data ke pembaca RFID (juga disebut interogator). Pembaca kemudian mengubah gelombang radio menjadi bentuk data yang lebih berguna. Informasi yang dikumpulkan dari tag kemudian ditransfer melalui antarmuka komunikasi ke sistem komputer host, di mana data dapat disimpan dalam database dan dianalisis di lain waktu.

TAG RFID DAN LABEL CERDAS

Sebagaimana dinyatakan di atas, tag RFID terdiri dari sirkuit terpadu dan antena. Tag juga terdiri dari bahan pelindung yang menyatukan potongan-potongan itu dan melindunginya dari berbagai kondisi lingkungan. Bahan pelindung tergantung pada aplikasi. Misalnya, lencana ID karyawan yang berisi tag RFID biasanya terbuat dari plastik tahan lama, dan tag tersebut disematkan di antara lapisan plastik. Tag RFID tersedia dalam berbagai bentuk dan ukuran, baik pasif maupun aktif. Tag pasif adalah yang paling banyak digunakan, karena lebih kecil dan lebih murah untuk diterapkan. Tag pasif harus "diberdayakan" oleh pembaca RFID sebelum dapat mengirimkan data. Tidak seperti tag pasif, tag RFID aktif memiliki catu daya onboard (misalnya, baterai), sehingga memungkinkan mereka untuk mengirimkan data setiap saat. Untuk pembahasan lebih rinci, lihat artikel ini:Tag RFID Pasif vs. Tag RFID Aktif.

Label pintar berbeda dari tag RFID karena menggabungkan teknologi RFID dan barcode. Mereka terbuat dari label perekat yang disematkan dengan tatahan tag RFID, dan mungkin juga menampilkan kode batang dan/atau informasi tercetak lainnya. Label pintar dapat dikodekan dan dicetak sesuai permintaan menggunakan printer label desktop, sedangkan memprogram tag RFID lebih memakan waktu dan membutuhkan peralatan yang lebih canggih.

APLIKASI RFID

TEKNOLOGI RFID DIKERJAKAN DI BANYAK INDUSTRI UNTUK MELAKUKAN TUGAS SEPERTI:

Manajemen persediaan
– Pelacakan aset
– Pelacakan personel
– Mengontrol akses ke area terlarang
– Lencana ID
- Manajemen rantai persediaan
– Pencegahan pemalsuan (misalnya di industri farmasi)

APLIKASI RFID

Meskipun teknologi RFID telah digunakan sejak Perang Dunia II, permintaan akan peralatan RFID meningkat pesat, sebagian karenamandat yang dikeluarkan oleh Departemen Pertahanan AS (DoD)dan Wal-Mart mengharuskan pemasok mereka untuk memungkinkan produk dapat dilacak oleh RFID.

Apakah kepatuhan RFID diperlukan atau tidak, aplikasi yang saat ini menggunakan teknologi barcode adalah kandidat yang baik untuk meningkatkan ke sistem yang menggunakan RFID atau kombinasi keduanya. RFID menawarkan banyak keuntungan dibandingkan kode batang, terutama fakta bahwa tag RFID dapat menyimpan lebih banyak data tentang suatu item daripada yang dapat dilakukan oleh kode batang. Selain itu, tag RFID tidak rentan terhadap kerusakan yang mungkin ditimbulkan oleh label barcode, seperti robek dan tercoreng.

Dari jarak baca hingga jenis tag yang tersedia, RFID telah berkembang jauh sejak Perang Dunia II dan ada masa depan yang cerah di depan.Tinjau evolusi RFID.

323

Kirim permintaan

whatsapp

Telepon

Email

Permintaan